Sunday, 18 December 2011

Table Manners

Etika makan atau Table Manners adalah aturan yang harus dilakukan saat bersantap bersama di meja makan. Etika makan diperkenalkan oleh bangsa Eropa melalui berbagai artikel menarik yang merupakan aturan standar terutama saat bersantap bersama-sama di sebuah acara resmi atau acara makan bersama di keluarga besar. Setiap negara memiliki aturan meja makan yang berbeda-beda. Namun, ada beberapa aturan dasar yang terdapat di setiap etika makan, yaitu :
 
  • Makan dengan mulut yang tertutup saat mengunyah makanan
  • Berbicara dengan volume suara yang rendah
  • Tutupi mulut saat batuk atau bersin
  • Jangan menyandarkan punggung di sandaran kursi
  • Jangan menimbulkan suara saat mengunyah makanan
  • Jangan memainkan makanan dengan peralatan makan
  • Jangan mengejek atau memberitahu seseorang bahwa dia memiliki etika makan yang buruk
  • Jangan bersendekap di meja makan
  • Selalu meminta ijin ke empunya acara saat akan meninggalkan meja makan
  • Jangan menatap mata orang lain saat dia sedang makan
  • Jangan berbicara di telepon di meja makan. Meminta ijinlah saat anda benar benar harus menjawab telepon, dan meminta maaflah saat kembali.
  • Jangan menimbulkan suara saat memakan sup
  • Letakkan garpu di sebelah kiri dan garpu disebelah kanan bersama-sama di arah jam 5 di atas piring dengan bagian pisau yang tajam menghadap ke dalam. Ini menandakan bahwa anda telah selesai makan.
  • Lap yang disediakan di atas meja tidak boleh digunakan
  • Jangan menghilangkan ingus dengan lap tangan. Lap yang disiapkan untuk anda hanya untuk membersihkan mulut bila kotor
  • Jangan mengambil makanan dari piring orang lain dan jangan memintanya juga
  • Telan semua makanan yang ada di mulut sebelum minum
  • Jangan menggunakan tangan saat mengambil makanan yang tersisa di dalam mulut, gunakan tusuk gigi
  • Usahakan untuk mencicipi semua makanan yang disediakan
  • Tawarkan ke orang di sebelah anda saat anda akan menuangkan minuman ke gelas anda
  • Sisakan makanan sedikit bila anda tidak ingin atau tidak sanggup menghabiskan makanan
  • Tunggu ada aba-aba untuk mulai memakan makanan yang dihidangkan
  • Menambahkan bumbu setelah mencicipi makanan dianggap kasar dan menghina koki
  • Kecuali di restoran, jangan minta untuk menyingkirkan sisa makanan anda kecuali acara makan sudah selesai dan jangan pernah melakukan bila diundang ke acara formal.
  • Jangan lupakan satu hal yang umum, jangan lupa untuk selalu mengatakan ‘tolong’ dan ‘terima kasih’ setiap kali anda meminta bantuan

Saturday, 19 November 2011

Konsistensi melahirkan eksistensi


Bumi berputar pada porosnya. Itulah fenomena natural yang tak terbantahkan serta banyak hikmah yang dapat dipetik atas kejadian yang terjadi di permukaan bumi itu sendiri. Keniscayaan bahwa suatu keadaan bisa berada pada puncak kesuksesan pula dilain waktu akan datang masa pancaroba yang berkepanjangan yang terkadang dapat menghasilkan bibit unggul dan membawa keadaan kembali berada di atas awan.
Jika kita gambarkan pada sebuah perputaran roda, mungkin banyak yang berargumen bahwa Negara Amerika lah yang sedang berada pada posisi teratas. Namun posisi tersebut lambat laun sedang menukik ke bawah seiring dengan kekuatan ekonomi yang melemah, potensi sumber daya manusia yang menipis dikarenakan pemuda di amerika tidak popular untuk menikah, mereka lebih senang hura-hura menikmati masa mudanya dengan segala kebebasan. Jadi jangan heran jika melihat remaja-remaja disana melakukan hubungan layaknya suami istri padahal belum terikat janji suci, atau bahkan bercium mesra di depan umum, jika anda kepergok melihat kelakuan tersebut dan melihat keheranan atas perbuatan mereka, mereka akan kembali menatap anda dan bertanya “apa yang anda lihat..?? kalau anda ingin, buat sendiri jangan menggangu orang lain..!! (kisah nyata). Akibat dari krisisnya bibit-bibit baru maka diperkirakan beberapa puluh tahun kedepan yang tersisa di amerika, eropa serta Australia hanyalah orang tua renta. Hal ini juga yang saya amati langsung di Jepang.
Para pakar memprediksikan bahwa kedepan yang akan menjadi Negara adikuasa adalah Cina. Banyak calon P.hD asal Negara komunis ini sekarang berada dan menimba ilmu di MIT, oxford, Harvard dan universitas-universitas terbaik dunia lainnya. Tak kurang juga stok doctor dan enginer yang sudah berada di Cina dan mengembangkan negaranya, terutama segi teknologi. Lihat saja sekarang produk teknologi sudah di dominasi oleh barang “made in China”. Contohnya iphone yang tersaingi oleh htc dengan androidnya, walaupun pabrikannya berada di Taiwan (Cina Taipei). Sekarang sedang berlangsung pemilu di Taiwan yang dimana salah satu kandidat presidennya memiliki visi-misi untuk kembali merapat ke Cina.

Sunday, 18 September 2011

Karena pemuda adalah potensi

Apa yang anda ketahui tentang Parlemen Muda ?

Saya mengetahui informasi tentang parlemen muda dari jaringan sosial yang dikirimkan oleh teman. Parlemen Muda ini mencoba mengumpulkan pemuda yang berfikir kritis dan mempunyai latar belakang aktifis dari setiap provinsi yang ada di Indonesia untuk duduk dalam satu forum membahas isu mengenai demokrasi dan permasalahan masyarakat. Tak hanya itu, di dalam forum Parlemen Muda ini juga diberi pelatihan tentang partisipasi di ranah politik,membangun kecakapan dalam berbicara serta berfikir untuk menemukan solusi dari permasalahan sehingga setiap lulusan dari forum ini merupakan pemuda yang siap memimpin dan terjun langsung ke masyarakat.

Alasan terhadap isu yang ingin di bahas.
Pendidikan merupakan elemen terpenting dalam membangun peradaban yang mapan di negeri ini. Indonesia yang sedang berkembang membutuhkan sumber daya manusia yang banyak yang bergelut di berbagai disiplin ilmu. Indonesia akan lebih maju dari segi teknologi serta peradaban jika jumlah masyarakat yang berpendidikan tinggi semakin banyak, sehingga pola fikir pembangunan yang searah bisa diterapkan.
Ketika masyarakatnya sudah berfikir maju maka lingkungan yang sehat akan terbentuk, baik sehat secara pola fikir yang rasa sosialnya tinggi maupun sehat secara fisik. Sehingga kesehatan masyarakat juga akan terjaga dari penyakit-penyakit sosial yang sudah sangat kronis seperti korupsi, kolusi, nepotisme serta penyakit fisik.

Apa permasalah yang anda ketahui di daerah anda terkait dengan permasalahan yang akan didiskusikan di sidang Parlemen Muda ?
Di Aceh permasalahan yang sedang bergejolak adalah ketidakpercayaan antar elit politik yang sedang berkuasa, baik yang sedang berada di legislatif maupun eksekutif. Komunikasi yang terputus antara kedua penguasa tersebut membuat keruh ditataran masyarakat sehingga terjadi konflik yang memicu adrenaline dan bahkan tak jarang mengundang tumbangnya korban jiwa.
Permasalahan kedua adalah kedewasaan berfikir, baik pejabat pemerintahan, pembuat kebijakan, masyarakat bahkan termasuk pemuda. Jumlah masyarakat yang besar didukung dengan tersedianya sumber daya alam yang melimpah seharusnya mampu mensejahterakan kehidupan penghuni di provinsi ini. Namun nyatanya, para pembuat kebijakan tak mampu bertindak sebagai organizer untuk mengelola semuanya. Bahkan banyak dari kekayaan alam di jual secara mentah dan ada bahkan dibiarkan begitu saja.
Begitu juga dari segi masyarakat yang termasuk di dalamnya elemen pemuda. Proses berfikir kreatif serta menghasilkan ide brilian untuk mengolah permasalahan menjadi solusi bersama sangat jarang kita dapati. Begitu banyak potensi di daerah ini yang bisa diolah sehingga menghasilkan produk ekonomi yang laku di pasaran.
 Permasalahan lainnya adalah pendidikan. Kurikulum yang begitu padat membuat pelajar terbebani dengan ilmu yang berat dan bahkan beberapa mata pelajaran yang tidak terlalu sesuai dengan kondisi sekarang masih harus dipelajari. Permasalahan inilah yang membuat para pelajar kurang berfikir kreatif terhadap lingkungan sekitarnya. Padahal seharusnya mereka tidak perlu dibebani dengan begitu banyak mata pelajaran dan teori, para pelajar seyogyanya diajarkan disiplin ilmu sesuai dengan minat mereka serta fokus terhadap kecendrungan yang mereka pilih.
Diatas adalah beberapa permasalahan dari sekian banyak permasalahan di Aceh yang relevan untuk di bahas dalam Parlemen Muda tahun ini.

Menurut anda kebijakan apa yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah tersebut ?
Kebijakan yang harus dilakukan harus menyeluruh, seyogyanya dapat diterapkan di level nasional tidak hanya di tingkat daerah. Kebijakan yang ingin diputuskan bukan untuk membela pihak minoritas maupun mayoritas, ia membela yang benar baik kebenaran itu berada di minoritas maupun mayoritas, sehingga pembangunan searah yang dimaksudkan benar-benar terlaksanana.
Kebijakan yang diperlukan adalah pemangkasan kurikulum serta pengurangan mata pelajaran yang tidak sesuai dengan kondisi terkini. Selanjutnya dibukanya peluang untuk masyarakat intelektual terlibat aktif dalam pembuatan kebijakan. Solusi  terakhir yang saya tawarkan adalah pemberian kesempatan kepada elemen masyarakat yang berada pada umur produktif untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi di berbagai disiplin ilmu 

Apa harapan anda ikut serta dalam Parlemen Muda ?
Dengan mengikuti kegiatan ini besar harapan pola fikir saya jadi lebih berkembang dengan mengenal dan memerhatikan serta mempelajari ide brilian dari peserta lainnya. Peserta yang berasal dari berbagai latarbelakang serta daerah menjadi target untuk berkenalan dan bertukar pandangan. Pengalaman serta pendidikan yang ditawarkan dalam kegiatan ini akan menjadikan saya sebagai pribadi yang lebih mengenal permasalahan negeri ini dan siap menjadi pemimpin dimasa depan.

Tulisan ini ditujukan untuk mengikuti proses seleksi Parlemen Muda, jadi kalau anda mau ikut juga jangan copas tulisan ini ya sob, be creative..!!

Friday, 11 February 2011

Sagralmu wen, kelas hide??


Itulah kosakata yang dihafal oleh kawanku pada hari pertama kami terjun kelapangan melihat medan baksos. Desa Burlah memang dihuni oleh penduduk yang kebanyakan dari suku Gayo. Mereka berinteraksi dan berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Gayo, memang ada beberapa kosakata yang sama dengan bahasa Aceh, namun kebanyakannya berbeda, sehingga kami berkesempatan untuk mempelajari uniknya bahasa gayo. Akupun bersemangat untuk mengingat dan mempelajarinya, siapa tahu nanti bisa jadi orang gayo.. hehe..

Ada cerita lucu dibalik sejarah kenapa kami sangat mengingat kosakata “sagralmu wen, kelas hide”. Pada hari pertama kami baksos, kawanku bersama relawan dari divisi pendidikan melakukan survey ke sekolah dasar yang tak jauh dari rumah kost. Pada saat itulah kisah jenaka ini terjadi. Sesampainya disekolah, kawanku menyalami smua murid-murid SD yang sedang berbaris, satu persatu sambil menanyakan “Sagralmu wen, kelas Hide??...Sagralmu wen, kelas Hide??... Sagralmu wen, kelas Hide??.........”, Dengan gayanya yang mirip bung karno, ia terus menanyakannya sampai smua murid tersalami, aku tak yakin apakah ia akan mengingat smua nama murid dan kelas berapa ia berada tapi kawanku terus menanyakan pertanyaan yang sama.

Pada hari itu aku bersama relawan lainnya tertawa terbahak-bahak mendengar kisah ini dan kami saling bercanda dengan saling bertanya “Sagralmu wen, kelas Hide??....” pada malamnya sebelum tidur pun aku tertawa kecil mengingat kisah ini, dan kawanku pun keheranan kenapa aku tertawa sendiri disaat yang lainnya sudah terlelap, bahkan sampai sekarang pun aku masih tersenyum jika mengingat kisah ini.

Setelah 10 hari mengabdi di Burlah, hanya empat kosakata yang diingat oleh kebanyakan kawan-kawan relawan selain dua diatas yaitu “malai kusi” dan “gerebete”. Memang Desa Burlah meninggalkan banyak kisah yang jenaka yang mengharu biru, untuk kisah yang lainnya dapat dilihat di artikel bagus lainnya di blog ini, semoga menghibur…

Tuesday, 7 September 2010

Funny Story

Ada cerita lucu tentang pembimbingku di taiwan, dia menceritakan pengalaman pribadinya ketika hendak melamar istrinya. ketika ia masih lajang dan sudah berumur dan ketika orang tuanya menginginkan dia untuk segera menikah, pembimbingku memilih kontes jodoh sebgai tempat memilih pasangan hidupnya. Bagiku aneh sekali ketika seseorang hendak menikah namun belum punya pasangan kemudian memilih wanita yang akan menjadi pasangan hidupnya melalui sebuah kontes jodoh.

Kontes yang diadakan sekali dalam satu musim tersebut dihadiri oleh semua wanita dan pria yang sudah berumur tapi belum mendapatkan jodoh. Berbagai macam trik pun dilaksanakan, ada yang membagi kartu namanya kepada pasangan tetapi menurut pembimbingku itu adalah cara yang salah, karena ia pernah mencobanya tetapi gagal. Hahaha..

pembimbingku mengikuti kontes ini dua kali, pertama kali ia gagal karena melancarkan trik yang salah, namun yang kedua kalinya ia melancarkan trik yang lain yaitu berinteraksi langsung satu persatu dengan wanita yang ada. Ia mencatat skor berdasarkan penilaiannya kepada wanita tersebut, kemudian ia mengurutkannya dari skor paling tinggi ke paling rendah dan menyimpan alamat email wanita yang memiliki skor 10 terbesar.

Setelah pulang ke rumah, ia mengirimkan email kepada 10 wanita yang menurutnya bagus dan memiliki skor paling tinggi. Katanya hanya sedikit yang membalas email, dari 10 wanita yang ia kirim email hanya 2-3 orang saja yang membalas emailnya. Dan mulailah pertemuan itu, setiap minggu ia menjadwalkan kencan bersama ketiga wanita tersebut. Ia juga mencatat lelucon apa yang ingin dia katakan atau yang sudah ia katakan kepada satu wanita. Dan akhirnya pembimbingku menemukan wanita yang akan menghabiskan seluruh hidupnya bersamanya..

inilah sebagian cerita tentang manusia yang hidup di kota padat dan maju, semuanya hanya memikirkan diri sendiri dan pekerjaannya. Sampai-sampai masalah pasangan hidup pun terabaikan. Banyak dari penduduk sini yang bahkan sampai tua tidak menikah (mungkin tidak berhasil dalam kontes jodoh. Hehehe). Kebanyakan dari penduduk taiwan menikah diatas umur 30an. Memang hidup tidak mempunyai agama yang jelas, tumbuh besar, suka ria, party, kuliah, kerja, menikah, mengurus anak mungkin itulah rutinitas kebanyakan penduduk disini.

Mungkin kita bisa mengambil hikmah dari cerita lucu diatas, tak harus semuanya terpenuhi, seperti kehidupan yang kaya raya, teknologi yang canggih, tetapi kepenuhan batin adalah hal yang melebihi segalanya. Kepuasan beribadah kepada Tuhan, orang yang disayangi dan terpenuhinya tujuan hidup merupakan kepuasan yang melegakan hati.

Semoga menjadi pelajaran..

Wednesday, 1 September 2010

Ledakkan Potensimu

Live is never flat, begitu salah satu moto iklan yang ada. Hidup memang tidak sedatar ataupun securam yang kita kira. Semuanya bergantung pada kemauan dan sejauh apa mimpi yang kita punya. Ada yang mengatakan “tulislah mimpi indahmu dalam kanvas alam nyata ini, agar kami tahu seberapa besarkah mimpi yang kau miliki”. Ceritakan kepada semua orang tentang mimpimu, buat mereka merasakan manfaat keberadaanmu dan bahagia berada di sampingmu.

Kalau mimpimu tentang studi ke luar negeri ada sedikit motivasi yang ingin ku bagi, karena aku merasa bahagia menjadi warga Aceh. Hal inilah yang membuat mahasiswa dari daerah lain cemburu kepadaku. Ketika aku berdiskusi dengan mahasiswa dari berbagai daerah yang sedang melanjutkan studinya di Taiwan. Mereka susah payah untuk memperebutkan beasiswa dari universitas atau pemerintah Taiwan, sedangkan khusus warga Aceh sangat mudah untuk mendapatkan beasiswa terutama dari pemda. Dan sekarang jumlah mahasiswa aceh lebih dari setengah dari jumlah mahasiswa asing yang sedang belajar di taiwan dan mereka tersebar di berbagai universitas di Taiwan. Tak usah berbicara dari segi politik atau yang lainnya, yang penting kesempatan itu terbuka lebar, so mari gan,.. bro.. sis.. ledakkan potensimu, sehingga ledakan itu membuat dirimu terbang ke bumi formosa ini.

Kalau mimpimu menjadi aktifis terkenal yang stiap pernyataan dan tulisannnya dijadikan referensi, Indonesialah tempat yang paling subur untuk mengasah kemampuan orasi dan skill kepemimpinanmu. Karena organisasi massa ataupun organisasi mahasiswa tumbuh subur dalam kalangan masyarakat ataupun di setiap sudut-sudut kampus. Faktor inilah yang juga membuat mahasiswa dari Indonesia lebih siap berjuang dan tinggal di negeri orang ketika hendak melanjutkan studinya, karena kemampuan adaptasinya sudah diasah ketika berada di organisasi kemahasiswaan atau sedang berada di tengah-tengah masyarakat, so sigoe teuk wahei syedara, bek le lalo ngon taheu, ledakkan potensimu.

Mungkin hanya sedikit mimpi yang penulis bagi untuk kali ini, karena resah rasanya kalau tidak mengapdate article di blog ini. Banyak mimpi lainnya yang menurut sebahagian orang menganggap remeh ataupun ada yang menganggap presticious, but its all depends on you. Mungkin menjadi kasir adalah pekerjaan yang didambakan atau lebih tinggi kaa..sirr(seperti di salah satu iklan pelega tenggorokan). Just be yourself and choose your path. Tidak harus mengikuti trend masa kini atau arus yang sedang mengalir, karena ini adalah hidupmu dan hari ini adalah milikmu,..

Tuesday, 24 August 2010

Taiwanese Habit

Tulisan ini bukan bermaksud untuk ghibah atau memuja dari rakyat pribumi yang bermata sipit ini, tetapi lebih untuk mengambil manfaat serta pelajaran sehingga pembaca sekalian dapat mengambil hikmah, dan harapannya dapat sedikit merubah kebiasaan kita sehingga menjadi penduduk yang lebih maju dan berpendidikan. Yang terpenting juga manfaat bagi penulis sendiri, agar tak pernah lupa dengan pengalaman yang telah dijalani serta tetap konsisten dengan idealisme yang dipegang selama ini.

Setelah genap sebulan berinteraksi di bumi formosa (sebutan bagi negara Taiwan), banyak hal yang dialami, ada sedikit keluh kesah dan juga decak kagum. Kebanyakan kebiasaan dari penduduk taiwan patut di contoh, salah satunya mudah untuk diatur. Dari segi kacamata politik, Taiwan belum sepenuhnya merdeka, mereka belum mendapatkan pengakuan dari banyak negara, bahkan di paspor saya masih tertulis Republic of China. Namun, penduduknya tidak merasa resah dengan hal tersebut. Mereka hidup memang seperti di kota maju, memang kondisi masyarakat disini kebanyakan sudah sejahtera makanya gampang untuk diatur. Seperti halnya penduduk di kota-kota maju, di dalam berbagai hal mereka mendahulukan disable person, orang tua, ibu hamil dan anak kecil. Aturan lainnya juga kalau mau jalan lambat kita harus mengambil sebelah kiri dan cepat di sebelah kanan. Kalau mau buang sampah, harus dibedakan mana sambah yang recycle atau ga, dan banyak lagi peraturan yang lazim ada di negara maju. Masyarkat taiwan juga tidak banyak protes, mereka hidup dengan berusaha mandiri dan tidak bergantung pada orang lain. Yang mengherankan masyarakat taiwan seperti di hipnotis untuk hidup teratur, mungkin bagi kita yang agamis yang hidup teratur (semoga) wajar, tapi masyarakat disini pada umumnya tidak beragama, penulis sendiri kadang-kadang merasa malu jika melihat status di ktp.

Kebanyakan masyarakatnya “kutu buku”. Inilah sifat para akademisi dan mahasiswanya. Kebanyakan dari mereka tidak fasih berbahasa inggris atau pas-pasan, tetapi kalau ditanya tentang ilmu pengetahuan yang digelutinya mereka pasti bisa memberikan jawaban yang memuaskan. Pernah pada saat training yang penulis jalani bersama akademisi di taiwan, kebetulan trainernya dari amerika dan kanada sehingga menggunakan bahasa inggris, dan kebanyakan akademisi taiwan tidak mendengar ulasan dari trainer, mereka sibuk mengutak-atik lamptopnya, tetapi ketika diperiksa, semua tugas yang diberikan siap dikerjakan bahkan ketika ditanya mereka bisa menjawab walaupun dengan bahasa yang pas-pasan. Mereka lebih suka mendalami permasalahan dan memecahkannya sendiri, hanya paman google yang menjadi teman setia.

Gemar berolahraga, mereka memang hobby berolah raga, bahkan terlalu hobby. Di setiap kampus-kampus sarana olahraganya begitu lengkap dan nyaman. Ada yang berolahraga di pagi hari, siang, sore bahkan malam. Pernah pada saat penulis bangun untuk shalat subuh, pas liat ke luar jendela, lewat kakek-kakek sedang joging, Luar biasa.

Dari hasil pengamatan, ada beberapa hal yang menjadi catatan dari rakyat formosa ini yaitu, Amerikan Minded. Kebencian terhadap pemerintah cina menghadapkan mereka ke pemerintah amerika. Dalam museum sejarahnya juga presiden pertama taiwan banyak bekerja sama dengan pihak amerika. Mungkin karena itu masyarakatnya juga tertular menjadi amerikanis. Mereka begitu menyukai basket dan softball. Kalau ada bule dari amrik atau eropa, mereka sangat senang untuk berfoto bersama. Professor-professor disini juga kebanyakan lulusan amrik. Mungkin dari segi politiknya pembaca dapat mengambil makna tersiratnya.

Sering kerja di malam hari. Jangan harap kalau kita mau belanja jam 7 pagi pasar-pasar udah di buka. Atau kalau mau ke kantor 7 pagi jangankan kantornya udah dibuka, busnya pun jarang. Itulah sifat dari penduduk di taiwan. Mereka sering online malam dan paginya tidur, kehidupan baru nampak sekitar jam 9 pagi, ketika matahari sudah dhuha. Mereka bekerja sampai larut malam, istilahnya lembur dan pada paginya balas dendam atau molor. Hehehe. Sebelum tidur biasanya mereka mandi dulu, dan ketika bangun langsung ganti baju pergi ke kantor, tanpa harus cuci muka bahkan mandi.

Cuek, sifat ini hanya ada pada remajanya. Kalau di kereta api atau bus, mereka tidak suka memerhatikan orang lain. Kalau anda berjalan telanjang pun, mungkin tidak banyak yang heran atau memerhatikan anda. Remaja disini pun tidak supel seperti di indonesia, mereka hanya berinteraksi dengan kawan yang sudah mereka kenal saja. Memang hidup di kota maju membuat masyarakatnya tidak peduli dengan sekitar dan hanya berinteraksi sekedarnya saja.